Bahaya Obat Pelangsing Badan

Posted by Yohan Agustian Thursday, July 18, 2013 0 comments

Jaman modern memang membawa banyak perubahan,salah satunya adalah kecenderungan orang lebih percaya diri dengan postur tubuh yang langsing. Menyebabkan banyak orang khususnya wanita yang berusaha keras untuk menjaga bentuk tubuh,dan obat pelangsing diminati banyak orang


"bahaya obat pelangsing"
Tapi hati - hati! Jangan terlalu mudah untuk minum obat pelangsing, bisa bisa justru bukan tubuh ideal yang anda dapat, tapi justru sakit. Pelangsing badan umumnya mengandung psikotropika golongan II yaitu turunan amphetamine. Karenanya bagi anda yang ingin mengkonsumsinya sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Ampetamin tidak bisa dikonsumsi tanpa adanya resep dokter, tapi yang sering terjadi adalah kita mengkonsumsinya dengan dosis yang tidak sedikit dengan tujuan berat badan cepat turun..

Amphetamine sendiri sebenernya termasuk dalam golongan narkotika, tapi narkotika yang tidak dilarang penggunaannya sebagai obat. Narkotika dan psikotropika golongan II dan III tidak dilarang sebagai obat.
Obat Pelangsing  yang banyak dikonsumsi, terutama yang memberikan jaminan langsing dalam waktu cepat, akan menyebabkan terjadinya menopause dini pada wanita. Menopause dini ini jelas sangat berbahaya. Resiko kesehatan pun semakin meningkat bila wanita mengalami menopause dini.
Resiko yang mengancam misalnya stroke, serangan jantung, dan gangguan kardiovaskular lainnya. Selain itu, menopause dini juga akan memberi resiko terjadinya beberapa penyakit seperti kanker rahim dan usus besar, penyakit gusi, osteoporosis, katarak, dan kehilangan gigi. Pengurangan hormon estrogen dalam tubuh wanita lah yang menjadi penyebab munculnya penyakit tersebut.

Beberapa efek samping dari obat pelangsing badan adalah :


  • sakit kepala
  • nyeri perut
  • nyeri dada
  • muka merah 
  • gangguan hormon
  • kerusakan hati
  • gangguan lambung atau tukak lambung 
  • gangguan pertumbuhan dan shock yang bisa mengakibatkan kematian. 


Sedangkan obat pelangsing yang bekerja sebagai obat pencahar sangat berbahaya karena dapat menyebabkan dehidrasi dan akibat fatal pada ginjal dan hati.

Dampak jangka panjang

Sebagian besar obat pelangsing dapat menimbulkan dampak yang negatif, seperti;

  • gangguan emosi
  • hiperaktivitas
  • sulit tidur / insomnia
  • perut kembung atau perih
  • keletihan terus-menerus 
  • depresi 
  • ketagihan 
  • mual
  • muntah
  • penglihatan kabur
  • mulut kering 
  • kejang-kejang tubuh gemetar
  • gangguan kesuburan 
  • sirkulasi menstruasi 
  • dan yang terparah adalah kerusakan Ginjal


Menggunakan obat pelangsing yang bersifat pencahar atau laksatif dapat menyebabkan usus bereaksi lebih aktif menyerap makanan. Sehingga membuat makanan yang dikonsumsi cepat dibuang sebelum diserap. Akibatnya, bila konsumsi obat itu dihentikan, tubuh makin bertambah gemuk karena usus jadi lebih efisien dalam menyerap makanan.

Obat yang bersifat diuretik menyebabkan tubuh mengalami kekurangan cairan. Bila berlangsung lama, akan menyebabkan gangguan ginjal.

Obat-obatan yang bersifat memacu pembakaran kalori dapat merangsang jantung. Detak jantung terpacu cepat sehingga menimbulkan gangguan pada jantung.

Berikut obat-obat yang di salahgunakan sebagai obat diet diantaranya :

Ephedra
Karena efek berbahaya dari ephedra, perhatian US Food and Drug Administration (FDA) telah ditarik menuju potensi bahaya yang ditimbulkan oleh lebih dari pil diet kontra. Ephedra dikenal untuk menginduksi peningkatan denyut jantung dan jantung berdebar, membuat Anda rentan untuk mengembangkan serangan jantung atau stroke.

Fenilpropanolamin (PPA)
PPA lebih dikenal sebagai bahan dalam dingin, batuk dan obat antiallergy. Sebagai pil diet, PPA merupakan penekan nafsu makan. Ini meningkatkan risiko stroke hemoragik.

Fenitoin
Meskipun pada awalnya obat anticonvulsion, phenytoin memiliki efek penekan nafsu makan. Namun, phenytoin ditemukan dalam dosis lebih tinggi dalam pil diet, dan mungkin memicu reaksi alergi (ruam) dan menyebabkan sembelit, bicara cadel, sakit kepala, sakit perut, mual, muntah, tremor, gangguan motorik, pembengkakan kelenjar getah bening dan penyakit kuning.

Sibutramine
Dipuji menjadi alternatif yang lebih aman untuk ephedra, sibutramine telah ditemukan untuk menyebabkan berbagai bahkan lebih luas dari efek samping, termasuk masalah pencernaan (sakit perut, mual, hyperacidity, gangguan pencernaan, sembelit, nafsu makan meningkat), gejala pernafasan (nasal dan peradangan sinus, eksaserbasi batuk, sakit tenggorokan, mulut kering), kulit gejala (rash), gejala-gejala neurologis (pusing, sakit kepala, depresi, gugup, gelisah, insomnia) dan dismenore. Seperti ephedra, hal itu juga menyebabkan tekanan darah tinggi, jantung berdebar dan takikardia, meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke. Hal ini juga menyebabkan serangan epilepsi.

Rimonabant
Dikembangkan di Eropa, rimonabant tidak disetujui oleh FDA. Bertindak pada otak, sehingga meningkatkan risiko depresi dan keinginan bunuh diri.

Guar Gum
Pembengkakan guar gum dalam saluran pencernaan menciptakan sensasi palsu kepenuhan. Namun, pembengkakan ini meningkatkan risiko penyumbatan di tenggorokan dan perut.

Bitter Jeruk
Seperti ephedra, jeruk pahit menginduksi takikardia dan palpitasi, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Jeruk pahit juga dapat menyebabkan kejang.

Fenproporex
Sebuah jenis stimulan, Fenproporex telah ditemukan untuk diubah menjadi amfetamin dalam tubuh. Hal itu dapat menyebabkan nyeri dada, sakit kepala dan insomnia. Efek samping lain termasuk mengantuk dan pikiran untuk bunuh diri.

Fenolftalein
Penekan nafsu makan, fenolftalein adalah karsinogen dikenal. Ini meningkatkan risiko pertumbuhan tumor.

Bumetanide
Berat action kerugiannya adalah disebabkan efek diuretik nya. Namun, bumetanide menginduksi denyut jantung cepat dan meningkatkan risiko stroke atau serangan jantung.

Grapefruit Ekstrak
Grapefruit ekstrak dalam pil diet telah diketahui menyebabkan interaksi berbahaya dengan obat-obatan seperti astemizol, atorvastatin dan sildenafil. Beberapa efek samping utama termasuk tekanan darah tinggi, kejang, diare dan masalah ginjal.


Itu adalah Bahaya Obat Pelangsing Badan yang ada diluaran karena menggunakan bahan dasar kimia. 

Lalu pertanyaan berikutnya yang mungkin muncul di benak anda adalah bagaimana cara supaya kita bisa mendapatkan bentuk tubuh yang ideal ? 
Olahraga dan pola makan sehat tentu menjadi solusi terbaik dan kami pun menyediakan ebook panduan untuk bentuk tubuh ideal dalam waktu yang cepat dan efektif. 

Selain anda berolahraga dan makanan sehat , adakah pelangsing badan yang aman yang bisa anda konsumsi ? 
Tentu saja ada Pelangsing badan Tiens merupakan pelangsing badan ideal yang bisa anda gunakan , karena Produk Pelangsing badan tiens mempunyai bahan alami dan efek penurunan berat badan yang anda dapatkan merupakan efek samping dari pelangsing badan tiens ini, karena produk kami diperuntukan sebagai suplemen dan bekerja untuk mendetoksifikasi racun yang ada di badan anda. Berkurangnya lemak dan penurunan berat badan merupakan efek samping dari pendetoksifikasian racun dari tubuh.

Dapatkan berat badan ideal dari pelangsing badan tiens disini 

"pelangsing badan tiens"

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Bahaya Obat Pelangsing Badan
Ditulis oleh Yohan Agustian
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://pelangsingtiens.blogspot.com/2013/07/bahaya-obat-pelangsing.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 comments:

Post a Comment

peninggi badan pelangsing pelangsing badan tiens - Original design by Bamz | Copyright of Pelangsing badan tiens,Teh pelangsing,Tips Diet ,Fatloss,Obat langsing Alami.